#menubar{ width:900px; margin-top:5px; float:center; background:#de360f; height:35px; border:1px solid #de360f; } #menubar-left{ float:left; width:900px; padding-top:1px; } #menubar ul{ position:relative; overflow:hidden; padding:0; margin:0; font-weight:none; font-size:12px; } #menubar li{ cursor:pointer; float:left; margin:0 padding:0; height:32px; } #menubar ul li{ float:left; list-style:none } #menubar ul li a{ border-right:1px solid #F0512D; float:left; padding: 9px 12px; text-decoration:none; color: #ffffff; font-weight:bold; font-size:14px; font-family: Calibri; } #menubar ul li a:hover{ background:transparent; color: #ffa500; } #menubar ul li a.current, #menubar ul li a.current:visited, #menubar ul li a.current:hover{ color:#ffa500; }

Senin, 26 November 2012

Inverter (1 fasa) Modified Line 300 Watt’

Abstrak : paper ini membahas tentang ‘Inverter (1 fasa) Modified Line 300 Watt’ dengan PWM dan Pushpull. Penelitian lebih difokuskan pada model dinamis dan performa system. Metode yang digunakan adalah metode rangkaian dan dilanjutkan dengan analisis rangkaian.
Kata Kunci : inverter, PWM, pushpull.
1 1. Pendahuluan
            Inverter adalah sebagai pembalik, yaitu membalik tegangan DC menjadi AC. Pada motor listrik, biasanya inverter digunakan untuk mengatur kecepatan putaran motor. Untuk mengaturnya dengan menggeser fasa pada input motor. Untuk menggeser fasa, pada rangkaian inverter menggunakan transistor yang inputnya DC, kemudian transistor tersebut dapat menghasilkan sinyal AC dengan periode tertentu. Inverter juga mengkonversi DC dari perangkat seperti baterepanel surya / solar cell menjadi AC.

            Inverter sendiri ada 2  macam, yaitu high frequency & low frequency, high frequency jauh lebih ringan dari low frequency. Inverter high frequensi memiliki efisiensi diatas 90%, sedangkan yang low memiliki efisiensi 80% saja. Yang biasa dipakai di mobil adalah high frequency (karena ringan).
                        Sedangkan jenis gelombang yang dihasilkan inverter ada 3 jenis, pemilihan dari ketiga jenis gelombang ini sangat penting dalam menentukan jenis inverter dalam memenuhi kebutuhannya. Ketiga jenis gelombang itu adalah :
·         Square wave (gelombang kotak)
 Sesuai dengan namanya gelombang yang dihasilkan berupa kotak-kotak. Saat ini sudah jarang ditemukan karena banyak perlengkapan elektronik tidak dapat bekerja pada jenis gelombang ini.
·         Modified Sine Wave
Ini adalah jenis gelombang pilihan mayoritas masyarakat, produk dengan gelombang ini lebih ekonomis dan range penggunaan fleksibel, peralatan rumah tangga, working tools, komputer dan masih banyak lagi. Namun gelombang ini tidak cocok bila digunakan pada alat-alat dengan presisi gelombang sangat tinggi, seperti laser printer dan alat-alat kedokteran.Untuk penggunaan sehari-hari, kami anjurkan menggunakan Inverter bergelombang modified Sine Wave ini.
·         True Sine Wave
Ini adalah jenis gelombang terbaik output power inverter. True Sine Wave setara bahkan lebih baik dari kualitas gelombang listrik rumahan. True sine wave inverter diperlukan terutama untuk beban-beban yang masih menggunakan motor agar bekerja lebih mudah, lancar dan tidak cepat panas. Oleh karena itu dari sisi harga maka true sine wave inverter adalah yang paling mahal diantara yang lainnya karena dialah yang paling mendekati bentuk gelombang asli dari jaringan listrik PLN. 
                        Penggunaan inverter dari dalam Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) adalah untuk perangkat yang menggunakan AC (Alternating Current). Beberapa hal yang perlu dipertimbangkan dalam pemilihan inverter:
·         Kapasitas beban dalam Watt, usahakan memilih inverter yang beban kerjanya mendekati dengan beban yang hendak kita gunakan agar effisiensi kerjanya maksimal
·         Input DC 12 Volt atau 24 Volt
·         Sine wave ataupun square wave outuput AC
               Rugi-rugi / loss yang terjadi pada inverter biasanya berupa dissipasi daya dalam bentuk panas.  Effisiensi tertinggi dipegang oleh grid tie inverter yang diclaim bias mencapai 95-97% bila beban outputnya hamper mendekati rated bebannya.  Sedangkan pada umumnya effisiensi inverter adalah berkisar 50-90% tergantung dari beban outputnya.  Bila beban outputnya semakin mendekati beban kerja inverter yang tertera maka effisiensinya semakin besar, demikian pula sebaliknya.  Modified sine wave inverter ataupun square wave inverter bila dipaksakan untuk beban-beban induktif maka effisiensinya akan jauh berkurang dibandingkan dengan true sine wave inverter.  Perangkatnya akan menyedot daya 20%  lebih besar dari yang seharusnya.
22.LandasanTeori
a.         PWM
     PWM  merupakan suatu teknik dalam mengatur kerja suatu peralatan yang memerlukan arus pull in yang besar dan untuk menghindari disipasi daya yang berlebihan dari peralatan yang akan dikontrol. PWM  merupakan suatu metoda untuk mengatur kecepatan perputaran motor dengan cara mengatur prosentase lebar pulsa high terhadap perioda dari suatu sinyal persegi dalam bentuk tegangan periodik yang diberikanke motor sebagai sumber daya. Semakin besar perbandingan lama sinyal high dengan perioda sinyal maka semakin cepat motor berputar.
     Sinyal PWM dapat dibangun dengan banyak cara, dapat menggunakan metode analog menggunakan rankaian op-amp atau dengan menggunakan metode digital. Dengan metode analog setiap  perubahan PWM-nya sangat halus, sedangkan menggunakan metode digital setiap perubahan PWM dipengaruhi oleh resolusi dari PWM itu sendiri. Misalkan PWM digital 8 bit berarti PWM tersebut memiliki resolusi 2 pangkat 8 = 256, maksudnya nilai keluaran PWM ini memiliki 256 variasi, variasinya mulai dari 0 – 255 yang mewakili duty cycle 0 – 100% dari keluaran PWM tersebut.
Lebar pulsa PWM dinyatakan dalam Duty Cycle. Misalnya Duty Cycle 10% berarti lebar pulsa adalah 1/10 bagian dari satu periode penuh. Semakin kecil pulsa PWM maka tegangan ekivalen liniernya makin kecil. Gambaran singkat teknik PWM yang sering diterapkan untuk pengendali motor DC.

b.         PUSHPULL
Keluaran push–pull atau tarik–ulur adalah sebuah sirkuit elektronik yang dapat menggerakkan baik arus positif ataupun negatif kepada beban. Keluaran push–pull adalah standar untuk logika digital TTL dan CMOS serta beberapa jenis penguat, dan biasanya terbuat dari pasangan transistor komplementer, salah satu membenamkan arus dari beban ke catu negatif, sedangkan yang lainnya menyuplai arus dari catu positif ke beban. Karena biasanya skema sirkuit digambar vertical dengan dua transistor yang ditumpuk, sirkuit ini sering juga di namai keluaran tiang totem (totem pole). Tabung termionik tidak tersedia dalam tipe komplementer (seperti transistor PNP dan NPN) sehingga penguat push–pull tabung dibuat dengan menggunakan dua tabung identik yang digerakkan dalam anti fasa, tabung tersebut menggerakkan arus di antaradua lilitan primer transformator yang bersadapan tengah.

c.         INVERTER MODIFIED SINE
Modified sine wave inverter merupakan kombinasi antara square wave dan sine wave.  Bentuk gelombangnya bila dilihat melalui oscilloscope berbentuk sinus dengan ada garis putus-putus di antara sumbu y=0 dan grafik sinusnya.  Perangkat yang menggunakan kumparan masih bias beroperasi dengan modified sine wave inverter, hanya saja kurang maksimal.
Modified sine wave aman untuk peralatan listrik, dan dikarenakan gelombang modified sine wave hanya bias untuk peralatan seperti komputer, TV, lampu, blender, tapi tidak bias untuk beban induktif seperti pompa air, air conditioner dan kulkas. Gelombang inverter modified sine wave ini aman untuk peralatan listrik tetapi jika untuk beban induktif seperti pompa air, kulkas dan air conditioner maka membutuhkan tarikan awal sebesar 7x walaupun jika pada listrik PLN hanya membutuhkan tarikan awal 2x saja.

3. Simulasi/Perancangan

Gambar Rangkaian
                   Tampak Atas


                   Tampak Atas


1  4. Metode
            Rangkaian inverter modified sine ini berfungsi untuk mengubah tegangan input yang semula DC (direct current) menjadi AC (alternative current). Yaitu  input sebesar 12 volt DC masuk ke PWM untuk mendapatkan gelombang duty cycle . Kemudian kerangkaian push pull untuk mendapatkan tegangan AC dengan menggunakan komponen semi konduktor yaitu mosfet type P (IR540). Dengan gate terhubung pada output IC CD4047 kaki nomor 10 dan 11 sebagai daya picu, dan gate source akan terhubung dengan ground kemudian drain sebagai output yang terhubung dengan trafo (CT 3 Ampere) 12 volt dan CT terhubung ketegangan input 12 volt DC. Sedangkan untuk output dari trafo yaitu 0 dan 220 volt yang selanjutnya dapat langsung ke Load atau beban yang akan di pasang.
           
   5. HasildanAnalisis
            Setelah dijalankan untuk melihat output pada osiloskop digunakan rangkaian pembagi tegangan menggunakan 3 buah resistor yang bernilai R1=20k Ω, R2=100k Ω dan R3=100k Ω .Maka output yang dihasilkan pada masing -  masing rangkaian adalah V1=16 v lalu V2 dan V3 =80 v sehingga output maksimal yang dikeluarkan adalah 176v.
66. Kesimpulan
            Dalam rangkaian inverter modified sine ini dapat dipergunakan untuk pengganti listrik dari PLN dengan menggunakan inputan DC 12v rangkaian ini. Output dari rangkaian ini adalah 220v secara normal dan dapat langsung disambung lampu atau apapun peralatan listrik sebagai beban output rangkaian ini .Output dari rangkaian masuk kesisi sekunder dari trafo lalu output 220v keluar dari sisi primer trafo3A .

82 komentar:

Ray Firman mengatakan...

Keren banget mas. Salam kenal.
Rayf214@gmail.com

Agus Haryanto mengatakan...

Gan, saya lagi Skripsi Inverter Modified boleh minta info untuk daftar putakanya ngk..terima kasih

Agus Haryanto mengatakan...

Please mas minta bantuannya

Mahfud Jiono mengatakan...

Sori agan Agus Haryanto baru buka blog.
sebelumnya mohon maaf untuk daftar pustakanya saya ga punya gan.

Khasbi Rahbini mengatakan...

Pak ada simulasi proteus atau yang lain pak? kalau ada minta rangkaian pcbnya
By, SMK Negeri 8 Malang

Yogus Aprianto mengatakan...

D1 pake berapa ampere mas??

Mahfud Jiono mengatakan...

D1 pake IN4007 bisa mas, klo pun pingin pake ampere yang besar juga bisa di ganti yang lain kok.

Yogus Aprianto mengatakan...

Q1,Q2 pke headsink g mas...terus trafo step down bs mas ya...rangkaian diatas pke brp ampere??

Mahfud Jiono mengatakan...

Lebih baik pake headsink sih soalnya pasti agak panas pas ada bebannya nanti, trafonya iya step down yg ct mas, semakin besar amperenya semakin bagus, klo ini dulu saya pake yg 3A

Yogus Aprianto mengatakan...

Mas tanya lagi donk...itu mospet kaki gate drain jd satu sama ground ya

Yogus Aprianto mengatakan...

Trs vr 50 persen itu 50 k ya mas??

Mahfud Jiono mengatakan...

kaki mosfetnya yang source aja mas yg masuk ke ground.
klo vr nya bisa pake 50k, 100k terserah mas

Yogus Aprianto mengatakan...

Gate drain ny kmn mas..maaf mas banyak tanya...saya lagi proses rakit mas...

Mahfud Jiono mengatakan...

Gate nya ke resistor 220ohm, trus nanti drainya ke trafo (12v nya trafo) ntar CT nya travo langsung ke 12v nya battere

Yogus Aprianto mengatakan...

Mas kapasitor ny semua yang g pke kutub ya
??

Mahfud Jiono mengatakan...

Pake lah mas, itu pake elco 2200uF25v sama pake 0.01uF12v mas. Kaki negatif positifnya liat jalurnya aja mana yang dapat ground mna yang dapat vcc

Yogus Aprianto mengatakan...

C1 ny ground ny ke 1 apa 3 mas...

Yogus Aprianto mengatakan...

Kalo c1 di ganti 16 v 220 uf bs g mas

Yogus Aprianto mengatakan...

Mas c1 ground ny ke kaki ic 1 apa 3 mas...mohon bantuan ny...mksh

Mahfud Jiono mengatakan...

Sorry baru bisa balas mas,
C1 ground nya ke kaki nomor 3 mas, kmudian ,'C2 nya semakin besar semakin bagus mas jgn di kecilin faradnya tetap 2200uF aja

Yogus Aprianto mengatakan...

Iy gpp mas...mas sy mau tanya lg blm ngerti mospet soalny...hehe...klo mau pke heatsink...langsung di baut aja gpp ya mas bodi mospet nempel ke heat sink..apa baut nya di lapisin mas biar heatsink ga terhubung sama drain...mksh mas sblm nya sudah mau jwb pertanyaan sya...

Mahfud Jiono mengatakan...

Langsung di baut juga mas, soal nya ini cuman hampir sama kyak rangkaian power supply aja sebenarnya. Tp klo kita buat rangkaiam audio lebih baik di kasih isolator sebelum di baut di heatsink. Tapi klo rangkain inverter ini sementara ga pake isolator gpp, langsung aja di baut di heatsinknya

Yogus Aprianto mengatakan...

Mas saya cr c1 g nemu2 mas bisa di ganti ga farad sama volt ny...

Mahfud Jiono mengatakan...

1200uf 16v ada ga mas

Yogus Aprianto mengatakan...

Sy cri dulu mas bisa ya pake itu...

Yogus Aprianto mengatakan...

Mas ada nya kapasitor 1000 uf/25 volt bisa ga mas buat c1

Mahfud Jiono mengatakan...

Bisa mas pake itu aja gpp

Yogus Aprianto mengatakan...

Mas resitor 390 k nya bisa ga saya ganti 470 k...pengaruhnya apa mas??

Mahfud Jiono mengatakan...

Gapapa mas itu cuman buat adjust timing aja kok di ic cd4047 nya

Yogus Aprianto mengatakan...

Mas saya pake vr model potensio nilai nya 50 k...3 kaki nya kalo dari depan itu disambung kmn aja ya mas...di tunggu bgt blsnnya mas..mksh

Mahfud Jiono mengatakan...

Pokok kakinsamping terserah mas yg dpt kaki ic nomor 3 dan satunya lagi dpt kaki resistor dan gabungin aja sama kaki tengah potensionya

Yogus Aprianto mengatakan...

Mas kaki ic no 13 itu disambung kmn ya??

Yogus Aprianto mengatakan...

Terus kalo ga mau pake led r5 ny boleh diilangin ya mas??

Mahfud Jiono mengatakan...

Pokok yg ga ada sambunganya ga usah di apa2in mas, biarin aja.
Led nya bisa aja ga di pasang terserah

Yogus Aprianto mengatakan...

mas inverter rangkaian mas ini outputny 300 watt y??terus klo saya mau tambahin fuse kira2 berapa ampere dan bisa di sambung dimana fuseny mas??

Yogus Aprianto mengatakan...

mas rangkaian saya sudah jadi...tapi saya tes kenapa ga ada tegangan keluar dari trafo mas...

Yogus Aprianto mengatakan...

aki saya juga panas mas..terus mospet juga panas tp anehnya cuma 1 doang yg pnas...saya udah cek semua sambungan nya bener kok mas..tp msh ga ada outputnya...di tunggu mas bantuannya...mksh

Mahfud Jiono mengatakan...

Coba di kirim gambar pcb yg dirangkai mas Yogus, tampak atas dn tampak bawahnya mas. Ntar saya cek dulu

Yogus Aprianto mengatakan...

masuk g mas gbr ny...saya krm ke email mas..

Mahfud Jiono mengatakan...

Iya maksudnya kirim ke emailku aja mas.
mahfudjiono@gmail.com

trivica hendrik mengatakan...

mohon bantuan mas.. klo yg pake tr 2n3055 dan tip 3055 sebanyak 4 biji.itu itu termasuk jenis kotak kotak apa sine wave modify?
saya coba buat itu dan sudah jadi semua nya dari bekas power amply. dan saya gk punya alat ukur tegangan. saya input 12 v bekas aki mobil agak soak sih utuk memastikan alat itu bekerja apa tidak saya pegang ujungya out travo220... eh kesetrum trus saya colok aja pake tespen ujung tespen blm saya sentuh tapi tespen udah nyala tapi agak redup bgitu di sentuh byar terang nyalanya.
PERTANYAAN SAYA:
ini benar bisa di jadikan inverter apa penyetrum ikan.??? SOALNYA BEGITU SAYA COLOKAN ke stavol panel indikator kenceng mentok230 tapi begitu di beri beban langsung drop. apa ada yg kurang kira2 menurut mas yg udah pngalaman apa. apa perlu nambah tip 3055 dan jengkolan atau nambah trafo .soale nemu trafo bekas lampu tl jaman dulu aku tambah lilitan aja *-ct-*. skema ini yg saya kerjakan cari di google.tanpa ic. mohon pencerahanya mas

trivica hendrik mengatakan...

mohon bantuan mas.. klo yg pake tr 2n3055 dan tip 3055 sebanyak 4 biji.itu itu termasuk jenis kotak kotak apa sine wave modify?
saya coba buat itu dan sudah jadi semua nya dari bekas power amply. dan saya gk punya alat ukur tegangan. saya input 12 v bekas aki mobil agak soak sih utuk memastikan alat itu bekerja apa tidak saya pegang ujungya out travo220... eh kesetrum trus saya colok aja pake tespen ujung tespen blm saya sentuh tapi tespen udah nyala tapi agak redup bgitu di sentuh byar terang nyalanya.
PERTANYAAN SAYA:
ini benar bisa di jadikan inverter apa penyetrum ikan.??? SOALNYA BEGITU SAYA COLOKAN ke stavol panel indikator kenceng mentok230 tapi begitu di beri beban langsung drop. apa ada yg kurang kira2 menurut mas yg udah pngalaman apa. apa perlu nambah tip 3055 dan jengkolan atau nambah trafo .soale nemu trafo bekas lampu tl jaman dulu aku tambah lilitan aja *-ct-*. skema ini yg saya kerjakan cari di google.tanpa ic. mohon pencerahanya mas

Mahfud Jiono mengatakan...

Mas Yogus kmarin udah tak cek rangkaianya, keliatanya sih ada yang ga nyambung itu jalurnya, terutama di sekitaran kaki ICnya, coba di cek lagi mas
semoga berhasil yaa.

Mahfud Jiono mengatakan...

Keliatanya sih uda sinewave mas hedrik klo uda pake topologi H-bridge 3055 itu,
setahu saya klo mau di pake untuk strum ikan harus di kuatkan lagi mas arusnya, biasanya bisa pake spul yang gulung sendiri ditambah dengan condesor bekas dari mobil dkk. soalnya klo pake rangkain ini aja saya yakin ga kuat mas, buktinya pas di kasih beban, panel indikator di stavol nya turun.

Yogus Aprianto mengatakan...

kalo yang ga nyambung itu yang pin 13 doang mas...saya curiga sama mospet nya mas...takut nya dia tipe n ini...punya gambar mospet tipe p ga mas??

Yogus Aprianto mengatakan...

ini daftar komponen yang saya pakai mas..tolong koreksi ya...
1.trafo step down 3 A 12 volt ct
2.elco 25/2200 uf
3.elco 25/1000 uf
4.ic cd 4047 be
5.resistor 220 ohm 2 buah
6.resistor 390 k ohm
7.resistor 820 ohm
8.resistor 330 ohm
9.potensio 50 k ohm
10.dioda in 4007
11.led putih
12.mospet ir540N 2 buah

Fayz mengatakan...

mas... saya punya inverter pabrikan... saya masih bingung mas... sisi outputnya kenapa pas saya coba pake tespen nyala dua2nya... kl dr PLN ada sisi netral dan api di kabel nya... tp inverter saya dua2 nya nyetrum (nyala)... mohon arahannya mas. kenapa akhirnya saya beli inverter pabrikan karena sebelumnya saya sudah bikin inverter tp konsumsi daya (ampere)nya terlalu besar (5A) tanpa beban. mohon pencerahannya mas...

Mahfud Jiono mengatakan...

Nah klo nyala dua2nya itu kyak permasalahan ketika ada salah satu kabel yg putus di jaringan listrik rumah kita mas, misal di jaringan lampu atau apa gitu, nah tiba2 kabel kita ada yg putus satu, pasti klo kita cek dgn tespen nyala kedua2nya mas, seperti halnya inverter mas Fayz ini. Coba di cek pake avo mas, tegangan outputnya ada apa ga. Klo ga kluar, telusuri jalur pcb di rangkaian inverternya mas

Mahfud Jiono mengatakan...

Elco yg 1000 uf coba d ganti mas pake 0.01 uf mas. Kayaknya terlalu besar itu .

Mahfud Jiono mengatakan...

Trus sama cek lagi CT travonya uda nyambung ke kaki positifnya aki apa belum mas

Yogus Aprianto mengatakan...

elco 0.01 ny ga ada mas...mas punya gambar ny ga??saya cari ga ada terus...

Yogus Aprianto mengatakan...

ct dan jalur lain nya udah saya cek mas...nyambung semua sesuai skema..kmrn itu pas saya coba aki saya panas mas tegangannya drop sampai 5 volt...terus saya cek di output pake multi ga ada keluaran sama sekali...dan trafo nya panas sekali mas...

Yogus Aprianto mengatakan...

terus kalo mospet tipe p itu seri nya berapa mas...soalny kalo ir 540 n itu tipe nya N semua mas...ga ada yang P...kn ngaruh juga klo saya beli ny yang N....soalny skema ny mas tipe p mospey ny...

Emi Maryanti mengatakan...

mau nanya mas. bsa gga pake irfz44n

Yogus Aprianto mengatakan...

mas rangkaian sy dh ada output tp g stabil di 220 v...knp mas??

Yogus Aprianto mengatakan...

cuma kuat buat lampu mas...7.5 watt mas kok ga bisa buat blender mas...padahal blender saya daya nya 200 watt...

Mahfud Jiono mengatakan...

Bisa kok type mosfetnya sma antara irf540 sma irfz44
Bedanya cuman Vdss nya aja klo yg 540 bisa 100v klo z44 cuman 55v

Mahfud Jiono mengatakan...

Pake akinya yg brapa Ah mas?
Semakin besar Ah nya semakin besat wattnya mas. Bandingkan aja pake misal pake aki sepedah motor sama mobil mas, pasti lebih besar yg mobil ntar outputnya

Yogus Aprianto mengatakan...

saya pake ampere 5 ah mas..kalo dapet watt 300 pake aki brp ah mas??

Emi Maryanti mengatakan...

itu kalo pake irfz44n trafo 5 amper aki 36ah out putnya kira2 brp om

Emi Maryanti mengatakan...

mas ko gga keluar arus d out put

Emi Maryanti mengatakan...

mas ko gga keluar arus d out put

Yogus Aprianto mengatakan...

sama kaya saya kmrn itu masalahnya...elconya 0.01 nya mba

Emi Maryanti mengatakan...

sya udah pke 1000/25v

Yogus Aprianto mengatakan...

terlalu besar mba...harus 0.01 uf...kalo saya kmrn ganti yang ga pake kutub..langsung bisa..

Mahfud Jiono mengatakan...

Wehehe...
Mas yogus uda jadi master aja nih sekarang.

Iya mbak bener kata gan yogus, ganti aja elco nya pakek yg 0.01 uf

Yogus Aprianto mengatakan...

hehe saya bagi pengalaman aja mas kya saya kmrn pasti bingung si mba nya...tapi pertanyaan saya belum di jawab mas..knp ya output tegangan nya ga stabil di 220...terus kalo mau dapet daya 300 w pake aki brp ah sama trafo brp ampere mas??

Mahfud Jiono mengatakan...

Pake travo 5 A sma pake aki yg 10 ah uda cukup sih mas.
Tp mau bagus lagi pake travo yg toroid mas yg bentuk bulet kyak donat itu mas.

Yogus Aprianto mengatakan...

kalo masalah output tegangan g stabil di 220 volt itu knp mas??

Joko Wardi mengatakan...

Bos rangkaian diatas bisa buat dinamo mesin jahit gak bos.sy pengen bikin apa ada perubahan komponennya gak,trimakasih dan salam kenal mohon bimbinganya.

Mahfud Jiono mengatakan...

Lihat spesifikasi motor mesin jahitnya mas, klo watt nya terlalu besar ya tentu aja kita akalinya pake aki yg Ah nya besar dan trafo yg Ampere nya besar juga. Klo dari segi rangkaian sih ga masalah kok mas

Yogus Aprianto mengatakan...

mas kalo di tambah mospet nya bisa ga bikin tambah daya tanpa merubah trafo

Yogus Aprianto mengatakan...

kalo dulu mas percobaan pake trafo 3 ampera dapet daya berapa watt mas??

Eko Hariyanto mengatakan...

ic cd4047 bisa di ganti gak

Mahfud Jiono mengatakan...

Dulu sih masih bisa ngidupin lampu pijar 100-150 watt mas

Mahfud Jiono mengatakan...

Bisa pake Ic sg 3524 mas, tp sepengalaman saya paling stabil pake cd4047 sih mas

Fayz mengatakan...

Nah klo nyala dua2nya itu kyak permasalahan ketika ada salah satu kabel yg putus di jaringan listrik rumah kita mas, misal di jaringan lampu atau apa gitu, nah tiba2 kabel kita ada yg putus satu, pasti klo kita cek dgn tespen nyala kedua2nya mas, seperti halnya inverter mas Fayz ini. Coba di cek pake avo mas, tegangan outputnya ada apa ga. Klo ga kluar, telusuri jalur pcb di rangkaian inverternya mas

Sudah saya cek mas, inverter bekerja normal tegangan konstan di 224Volt 6A CosPhi 1 frek 50Hz. semua alat bisa saya operasikan (jetpump, kipas, bor, gerinda, jigsaw) secara normal. Hanya saja kedua kabel outputnya nyala semua (tes tespen).
Kl listrik PLN kedua kabil ada setrumnya memang boleh jadi ada yang putus. tapi pada inverter saya sepertinya g ada yang putus karena masih bisa mengoperasikan peralatan. Cuma yang jadi pertanyaan saya mas, aman kan jiga digunakan secara terus menerus pada peralatan jika pada kondisi tersebut (kabel ada setrumnya semuu).?

Yogus Aprianto mengatakan...

waktu dulu maz pake aki brp mas bisa output segitu

Fayz mengatakan...

Saya Pake Inverter Bestek yg murah 1000watt. Kl Aki sementara saya nyari2 aki second karena masih tahap coba2, 100A + 75A + 60A Pararel.
Hasil tes sudah saya Upload di Youtube (asal rekam) tp maaf linknya agak alay.
disearch aja --» Fayz Guanteng

Mahfud Jiono mengatakan...

Mantab mas Fayz, semoga bisa bermanfaat untuk yang lain.
mohon maaf akhir2 ini blm bisa bales komentarnya, lgi persiapan sidang thesis soalnya. hehe...

Fayz mengatakan...

Jos Mantap Mas Mahfud, sukses selalu sidang thesisnya.... Tetep jadi kebanggaan bangsa... Jadikan Indosesia menjadi negara yang SURPLUS ENERGI. maap kl ane lebay...sukses selalu mas..

Burhaya Aya mengatakan...

ikut paste mas skemanya. trims....

Posting Komentar